Pengaruh Corona Terhadap Pelaku Usaha Kecil Menengah

Banjarmasin, KOKI

Wabah virus corona yang muncul sejak awal tahun ini dan bermula dari Wuhan, China, sekarang sudah menyebar hampir ke seluruh dunia hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan. Dampak corona betul-betul telah melumpuhkan ekonomi tidak hanya Kalimantan Selatan, Indonesia tetapi juga dunia.

Sejumlah pengusaha di Kalimantan Selatan, dan Indonesia telah menjadi korban dahsyatnya virus corona, terlebih industri konstruksi dan usaha kecil menengah.

Bahkan ada beberapa perusahaan harus melakukan efisiensi besar-besaran, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK). Karena ketidakpastian wabah ini akan membahayakan hingga kapan.

Bendahara BPD Gapensi Kalsel Hj Helda Larasati mengungkapkan, merebaknya virus corona di Indonesia sedikitnya telah berdampak pada bisnis usaha konstruksi, bahkan usaha kecil menengah. “Ya kalau mau jujur ada dampaknya. Kita harus realistis, dan pemerintah daerah harus memperhatikan para pelaku usaha ini” kata wanita berhijab ini, Senin (20/4/2020).

Namun, kondisi sulit seperti ini tidak harus pesimis. Dijelaskan Hj Helda Larasati, justru harus optimis di balik merebaknya virus corona di Kalsel. “Kita harus ambil hikmah dari peristiwa ini, ” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia berharap pelaku usaha kecil menengah terus melakukan inovasi-inovasi untuk bisa menggerakkan roda bisnis dikala ekonomi dan daya beli masyarakat yang terus menurun.

Merebaknya virus corona memang membuat aktivitas masyarakat menjadi terpusat di dalam rumah saja. Hampir setiap hari pemerintah melakukan kampanye #dirumahaja melalui jaringan – jaringan social media sebagai tindakan waspada terhadap virus corona ini.

“Kami terus menghimbau kepada para konsumen untuk di rumah aja untuk antisipasi wabah ini. Tetapi pemerintah juga harus memberikan sembako dan biaya hidup untuk semua warga di Banjarmasin, dan Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Untuk itu, Hj Helda Larasati yakin pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan tepat, meskipun memang dalam prosenya butuh waktu yang tidak sebentar. Kita pun harus tenang jangan sampai imunitas kita ikut menurun, dunia sedang dilanda musibah, jangan lupa jaga kesehatan dan terus berdoa.

“Pemerintah daerah harus kerja cepat dengan memberikan stimulus-stimulus yang bisa menggairahkan dunia usaha,” imbuhnya. (koki)

Tinggalkan Balasan