Geliat Kadin Kota Banjarmasin Menaungi UMKM di Kondisi Pandemi Covid-19  

Banjarmasin, KOKI

Geliat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Banjarmasin, menaungi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam kondisi pandemi Covid-19 semakin membaik.

Terlihat UMKM mulai optimis dalam memasarkan produk yang disajikan, baik itu kedai coffe, rumah makan, dan sejenisnya, dan berujung larisnya makanan dan minuman yang ditaawarkan walau corona belum berhenti di Kota Seribu Sungai, seperti Universe Coffe Roaster dan Rumah Makan Dapur Arab.

“Kadin Kota Banjarmasin menjadi pelopor untuk memecah pandemi Corona, dengan menawarkan berbagai produk melalui UMKM, yang dimiliki anggota Kadin,” ujar Ketua Kadin Kota Banjarmasin Efendi Nurifansyah, sambil coffe break bersama pengurus Kadin Kota Banjarmasin, di Dapur Arab Pangeran Samudera Kertak Baru Ilir dan Universe Coffe Jalan Meratus Banjarmasin.

Ia berharap Walikota Banjarmasin terpilih mampu menggandeng Kadin Kota Banjarmasin, dan bersinergi untuk membangun dunia usaha UMKM, khususnya di masa genting seperti pandemi Covid-19. “Banyak yang tidak direspon pemerintah disaat pelaku usaha mengalami krisis, terutama masa pandemi Covid-19. Akhirnya pelaku usaha ‘mati’ tak bisa berjualan, dan modal pun ludes, sehingga menimbulkan penggangguran baru,” tutur Efendi Nurifansyah alias pepen yang terus mengingatkan semua pelaku usaha di bawah Kadin Kota Banjarmasin untuk menerapkan standar protokol kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

 Akhmadiaz Akbar pemilik Universe Coffe Roaster mengaku optimis usahanya di tengah pandemi Covid-19. ‘Ini inovasi dan kepercayaan yang kami tawarkan kepada pengunjung café, sehingga setiap hari mampu memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan,” ujar pria yang juga Wakil Ketua Bidang Wirausaha Ekonomi Kreatif Kadin Kota Banjarmasin ini.

Lelaki berkacamata ini menambahkan, pihaknya telah merapkan standar protocol kesehatan seperti cuci tangan, jaga jarak tempat duduk, dan pakai masker bagi pengunjung. “Dengan protokol kesehatan, mencegah penularan Covid-19 di Universe Coffe Roaster,” sebutnya.

Agar setiap UMKM dan pengusaha bisa berinovasi dalam menghadapi pandemi Covid-19, lanjutnya, maka optimisme harus dijunjung dan terus bertahan, sehingga memunculkan rasa syukur usaha yang dibuka bisa berkembang.

“Sebagi pelaku usaha harus bisa hidup berdampingan dengan covid-19 ini, karena kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berkahir,” tandasnya.

Owner Dapur Arab Masripani mengungkapkan, usaha dibuka disaat pandemi Covid-19 dengan melayani takeway, mengingat kebutuhan makan di rumah tinggi. “Ya, kita jualan bentuk catering paket makan di rumah. Alhamdulillah kita bisa bertahan dan banyak pembelinya. Namun kebersihan dan higenis menjadi lebih utama, serta tampilan produk,” ucapnya.

Memang dunia usaha saat ini mengalami persoalan pandemi Covid-19, dan permasalahan ekonomi, sebab masa resesi ekonomi menjadikan pelaku usaha sempat tak berdaya dengan omset menurun. “Jadi saat pandemi Covid-19 membaik, namun saat ekonomi minim, penjualan kuliner menurun, akibatnya pelaku usaha banting ‘tulang’ agar konsumen mau membeli produk kita,” tandasnya.

Karena itu, Ia meminta pemerintah memberikan solusi permodalan, dan penerapan lebih ketat protokol kesehatan seperti cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak di rumah makan. “Intinya saat pandemi Covid-19, kita masih bisa survive, walau ada resesi ekonomi, dengan memberikan maksimal ke pelanggan,” tambah Masripani yang juga Wakil Ketua UKM dan Koperasi Kadin Kota Banjarmasin ini.

Untuk diketahui, Kadin Kota Banjarmasin tetap serius dalam membahas setiap persoalan yang dihadapi saat Covid-19 sekarang ini, terlebih di dunia usaha.  Kini dunia usaha terkena dampak langsung pandemi Covid-19, terlebih lagi para pelaku usaha dan pengusaha yang ada di Banjarmasin. “Semoga perijinan mudah di masa pandemi Covid-19 sehingga serapan tenaga kerja semakin bertambah dan pengusaha pun mulai optimis dalam menjalankan usahanya,” imbuh Pepen. (afdi/koki)

Tinggalkan Balasan