2021, PUPR Lanjutkan Proyek Peningkatan Jalan dan Jembatan

Gapensi Kota Banjarmasin Ingin Prioritaskan Pekerjaan

Banjarmasin, KOKI

Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin H Candra menyebutkan pihaknya akan melanjutkan program peningkatan jalan di Kota Banjarmasin, bahkan terkhusus penyelesaian pembangunan lanjutan seperti Jembatan HKSN Banjarmasin Utara, sehingga bisa digunakan warga. “Kita masih melanjutkan program peningkatan jalan di Kota Banjarmasin, termasuk jalan lingkungan di tahun 2021,” ujarnya.

Ia mengakui, program peningkatan jalan banyak usulan masyarakat dan permintaan warga diajukan melalui musrenbang di kelurahan dan kecamatan.  “Usulan warga sudah masuk dalam SK jalan, sehingga pelaksanaan pekerjaan pada 2021,” tambahnya.

Terkait lelang pada 2021, Ia memastikan terbuka bagi pelaku usaha sesuai dengan skala pekerjaan yang dilelangkan. “Jadi kita terbuka dan tidak ada memenangkan lelang proyek siapapun semua bisa bekerja sesuai ketentuan,” ucapnya.

Untuk itu, Ia berharap pelaku usaha konstruksi bisa bertahan dalam kondisi pandemi Covid-19, mengingat keterbatasan  anggaran semua proyek pekerjaan.

Di tempat terpisah, Ketua BPC Gapensi H Rubani berharap, pemerintah Kota Banjarmasin bisa memprioritaskan proyek pekerjaan jasa konstruksi ke anggota Gapensi di Kota Banjarmasin.

“Memang anggota kami relative kecil mendapatkan pekerjaan di Pemko Banjarmasin, apalagi lelang, seperti penunjukkan langsung saja hampir tak ada pada 2020 ini,” bebernya.

Bahkan H Rubani meminta Pemko Banjarmasin, terkhusus Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin terpilih bisa memberikan pembinaan bagi anggota Gapensi.

“Kondisi pandemi Covid-19 mengharuskan anggota Gapensi mengencangkan ikat pinggang sebab 50 persen anggota tak mendapatkan pekerjaan,” katanya.

Paling tidak, ujarnya, porsi anggota BPC Gapensi Kota Banjarmasin lebih banyak dari asosiasi profesi lainnya. ‘Persentasi anggota Gapensi lebih banyak ketimbang asosiasi profesi lainnya. Ya, Pemko Banjarmasin melalui Dinas PUPR harus tegas dalam penyaluran proyek pembangunan Kota Banjarmasin mutlak untuk pelaku usaha jasa konstruksi. Ya 75 persen anggota Gapensi bisa prioritas lelang, dan 25 untuk penunjukkan langsung, apalagi disaat pandemi Covid-19 masih belum reda,” imbuhnya. (afdi/kota)

 

Tinggalkan Balasan